Coal Mining Operation
October 26, 2026
Jadwal Pelatihan Coal Mining Operation
| Tanggal | Tempat | Kota | | 05 - 06 November 2026 | - | Surabaya |
COAL MINING OPERATION
DESKRIPSI
Pelatihan Coal Mining Operation dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai proses operasional pertambangan batubara, mulai dari perencanaan tambang, kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), pengambilan batubara (coal getting), pengangkutan, hingga pengelolaan kualitas batubara dan pengendalian produksi.
Pelatihan ini juga membahas pengelolaan peralatan tambang, produktivitas operasional, keselamatan pertambangan, pengendalian biaya, serta pemantauan kinerja untuk mendukung pencapaian target produksi secara aman, efektif, dan efisien. Peserta akan memperoleh pemahaman mengenai koordinasi antarbagian dalam kegiatan pertambangan dan penerapan praktik operasional yang sesuai dengan prosedur serta ketentuan yang berlaku.
TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami tahapan dan proses utama operasional pertambangan batubara.
- Memahami dasar perencanaan dan pengendalian produksi tambang.
- Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi produktivitas alat dan efisiensi operasional.
- Memahami proses pengupasan overburden, coal getting, hauling, dan coal handling.
- Menerapkan prinsip keselamatan dan pengendalian risiko dalam kegiatan pertambangan.
- Memahami pengendalian kualitas batubara dan pengelolaan stockpile.
- Mengevaluasi indikator kinerja operasional serta mengidentifikasi peluang perbaikan.
MATERI PELATIHAN
1. Introduction to Coal Mining Operation
- Konsep dan ruang lingkup operasional pertambangan batubara.
- Metode penambangan batubara, khususnya tambang terbuka (open-pit mining).
- Tahapan kegiatan penambangan dari persiapan hingga pengiriman batubara.
- Struktur organisasi dan tanggung jawab operasional tambang.
- Hubungan mine planning, production, engineering, maintenance, dan HSE.
2. Mine Planning & Production Scheduling
- Dasar perencanaan tambang batubara.
- Pemahaman pit design, sequence, dan tahapan penambangan.
- Penyusunan target produksi harian, mingguan, dan bulanan.
- Perencanaan kebutuhan alat dan tenaga kerja.
- Pemahaman stripping ratio dan pengaruhnya terhadap operasi.
- Pemantauan realisasi produksi dibandingkan rencana.
3. Overburden Removal & Coal Getting
- Proses pengupasan dan pemindahan lapisan tanah penutup.
- Kegiatan penggalian, pemuatan, dan pengangkutan material.
- Proses coal exposure dan coal getting.
- Pengendalian kehilangan batubara (coal loss) dan pencampuran material pengotor (dilution).
- Pengelolaan disposal dan kestabilan area kerja.
- Faktor yang memengaruhi produktivitas pengupasan dan pengambilan batubara.
4. Mining Equipment Management & Productivity
- Jenis dan fungsi alat berat tambang: excavator, dump truck, bulldozer, dan grader.
- Pemilihan alat berdasarkan kebutuhan operasional.
- Produktivitas alat gali-muat dan alat angkut.
- Cycle time, availability, utilization, dan waktu tunggu.
- Koordinasi alat serta pengendalian antrean.
- Pengantar evaluasi kebutuhan perawatan alat untuk mendukung kontinuitas produksi.
5. Coal Hauling, Handling & Stockpile Management
- Proses pengangkutan batubara dari pit ke ROM stockpile atau fasilitas pengolahan.
- Pengelolaan jalur hauling dan kondisi jalan tambang.
- Coal handling, loading, dan pengiriman batubara.
- Pengaturan kapasitas serta tata letak stockpile.
- Pengendalian kontaminasi, segregasi, dan kehilangan batubara.
- Koordinasi antara operasi tambang, pengolahan, dan pengiriman.
6. Coal Quality Control & Blending
- Parameter kualitas batubara: calorific value, total moisture, ash content, sulfur, dan ukuran batubara.
- Dasar sampling dan pengujian kualitas batubara.
- Pengendalian kualitas dari pit hingga stockpile.
- Konsep coal blending untuk mencapai spesifikasi produk.
- Pencegahan kontaminasi dan penanganan ketidaksesuaian kualitas.
- Dokumentasi serta pelaporan hasil pengujian kualitas.
7. Mine Safety, Environmental & Operational Risk Management
- Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko operasional.
- Penerapan Job Safety Analysis (JSA) dan inspeksi area kerja.
- Keselamatan lalu lintas alat berat dan kendaraan tambang.
- Pengendalian risiko longsor, debu, dan kondisi jalan.
- Pengelolaan air tambang dan pengendalian dampak lingkungan.
- Pelaporan insiden, investigasi awal, dan tindakan perbaikan.