Online Training – Supervisi Investigasi Insiden Keamanan
September 8, 2026
Jadwal Pelatihan Online Training – Supervisi Investigasi Insiden Keamanan
| Tanggal | Tempat | Kota | | 15 - 16 September 2026 | - | - |
SUPERVISI INVESTIGASI INSIDEN KEAMANAN
DESKRIPSI
Pelatihan Supervisi Investigasi Insiden Keamanan dirancang untuk meningkatkan kompetensi supervisor, security supervisor, investigator, dan personel terkait dalam melakukan pengawasan serta pengendalian proses investigasi insiden keamanan secara sistematis. Peserta akan memahami prinsip investigasi, pengumpulan dan pengamanan bukti, teknik wawancara, analisis kronologi, identifikasi akar penyebab, penyusunan laporan, hingga pemberian rekomendasi tindakan perbaikan dan pencegahan.
TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami prinsip dan tahapan investigasi insiden keamanan.
- Melakukan supervisi proses investigasi secara efektif dan objektif.
- Mengidentifikasi jenis dan tingkat keparahan insiden keamanan.
- Mengamankan lokasi serta bukti yang relevan.
- Mengumpulkan dan memvalidasi informasi dari saksi maupun pihak terkait.
- Menerapkan teknik wawancara investigatif.
- Menyusun kronologi kejadian berdasarkan fakta.
- Melakukan analisis penyebab insiden dan faktor yang berkontribusi.
- Menyusun laporan hasil investigasi yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Menentukan rekomendasi corrective dan preventive action.
- Memastikan tindak lanjut hasil investigasi berjalan efektif.
MATERI
1. Konsep Dasar Investigasi Insiden Keamanan
- Pengertian dan tujuan investigasi insiden.
- Peran investigasi dalam sistem manajemen keamanan.
- Prinsip objektivitas, integritas, kerahasiaan, dan independensi.
- Perbedaan investigasi keamanan dengan pemeriksaan rutin.
2. Peran dan Tanggung Jawab Supervisor Investigasi
- Fungsi supervisor dalam proses investigasi.
- Pembentukan dan koordinasi tim investigasi.
- Pembagian tugas dan tanggung jawab investigator.
- Pengawasan kualitas proses dan hasil investigasi.
3. Identifikasi dan Klasifikasi Insiden Keamanan
- Jenis-jenis insiden keamanan.
- Security breach, pencurian, kehilangan aset, akses ilegal, sabotase, fraud, dan pelanggaran prosedur.
- Penentuan tingkat risiko dan dampak insiden.
- Prioritas penanganan berdasarkan tingkat keparahan.
4. Respons Awal dan Pengamanan Lokasi Kejadian
- Tindakan pertama setelah insiden terjadi.
- Pengamanan lokasi kejadian.
- Pengendalian akses terhadap lokasi.
- Pencegahan kontaminasi atau hilangnya bukti.
- Dokumentasi kondisi awal tempat kejadian.
5. Teknik Pengumpulan dan Pengamanan Bukti
- Identifikasi bukti fisik dan nonfisik.
- Dokumentasi foto dan video.
- Pengumpulan dokumen, rekaman CCTV, log akses, data elektronik, dan barang bukti.
- Prinsip chain of custody.
- Penyimpanan dan pengamanan barang bukti.
6. Teknik Wawancara Investigatif
- Persiapan wawancara.
- Teknik bertanya kepada saksi dan pihak terkait.
- Membedakan fakta, asumsi, dan opini.
- Mengidentifikasi informasi yang tidak konsisten.
- Teknik menghadapi pihak yang defensif atau tidak kooperatif.
- Dokumentasi hasil wawancara.
7. Rekonstruksi dan Analisis Kronologi Kejadian
- Menyusun timeline insiden.
- Menghubungkan fakta dan bukti.
- Analisis aktivitas sebelum, saat, dan setelah kejadian.
- Identifikasi titik kritis dalam rangkaian kejadian.
- Verifikasi kronologi berdasarkan bukti yang tersedia.
8. Analisis Penyebab Insiden
- Identifikasi immediate cause dan underlying cause.
- Human error dan pelanggaran prosedur.
- Kelemahan sistem keamanan.
- Kegagalan pengawasan dan kontrol.
- Penggunaan metode 5 Why, Fishbone Diagram, dan Root Cause Analysis.
9. Supervisi dan Quality Control Proses Investigasi
- Review bukti dan hasil wawancara.
- Verifikasi kesesuaian antara fakta dan kesimpulan.
- Menghindari bias dalam investigasi.
- Pengendalian kualitas laporan investigasi.
- Review dan approval hasil investigasi.
10. Penyusunan Laporan Investigasi Insiden Keamanan
- Struktur laporan investigasi.
- Identitas dan deskripsi insiden.
- Kronologi kejadian.
- Bukti dan temuan.
- Analisis penyebab.
- Kesimpulan investigasi.
- Rekomendasi tindakan perbaikan.
11. Corrective Action & Preventive Action (CAPA)
- Penyusunan tindakan korektif.
- Tindakan pencegahan agar insiden tidak terulang.
- Penentuan PIC dan target penyelesaian.
- Monitoring efektivitas tindakan.
- Follow-up hasil investigasi.
12. Studi Kasus dan Simulasi Investigasi
- Analisis kasus insiden keamanan.
- Penyusunan kronologi berdasarkan bukti.
- Simulasi wawancara saksi.
- Analisis root cause.
- Penyusunan laporan investigasi.
- Presentasi hasil investigasi dan evaluasi oleh instruktur.