Bottom Hole Well Pressure Analysis
July 2, 2026
Jadwal Pelatihan Bottom Hole Well Pressure Analysis
| Tanggal | Tempat | Kota | | Belum ada jadwal terbaru |
Bottom Hole Well Pressure Analysis
DESKRISPI Bottom Hole Well Pressure Analysis
Pemahaman dan analisis yang akurat terhadap tekanan dasar lubang sumur (Bottom Hole Pressure / BHP) sangat krusial dalam industri minyak dan gas bumi. Data BHP merupakan kunci untuk menentukan produktivitas sumur, mendiagnosis kerusakan formasi (skin), mengestimasi batas reservoir, serta merencanakan strategi stimulasi maupun Artificial Lift. Pelatihan ini membekali peserta dengan keahlian teoritis dan praktis dalam melakukan interpretasi data tekanan sumur melalui metode analisis transien tekanan (Pressure Transient Analysis / PTA) seperti Pressure Buildup (PBU) dan Pressure Drawdown (PDD).
MANFAAT PELATIHAN Bottom Hole Well Pressure Analysis
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami prinsip dasar aliran fluida di dalam media berpori (reservoir) dan konsep penurunan tekanan.
- Melakukan konversi dan kalkulasi data tekanan dari permukaan ke dasar lubang (surface-to-bottomhole pressure calculation).
- Menginterpretasikan data uji tekanan sumur (Pressure Buildup Test dan Pressure Drawdown Test).
- Menghitung parameter kritis reservoir seperti permeabilitas ($k$), faktor kerusakan formasi ($skin$), tekanan reservoir rata-rata ($\bar{P}$), dan efek Wellbore Storage.
- Menggunakan metode Diagnostic Plot (Log-Log Plot & Bourdet Derivative) untuk mengidentifikasi model reservoir dan batas-batasnya (reservoir boundaries).
MATERI PELATIHAN Bottom Hole Well Pressure Analysis
Prinsip Aliran Fluida & Konversi Tekanan Dasar Lubang
- Pengantar Karakteristik Reservoir & Fluida: Sifat fisik batuan (porositas, permeabilitas, kompresibilitas) dan perilaku fasa fluida reservoir.
- Persamaan Dasar Aliran Fluida: Penurunan persamaan difusivitas (diffusivity equation) untuk aliran radial fluida di dalam media berpori.
- Konsep Tekanan Dasar Lubang (BHP):
- Perbedaan Static Bottom Hole Pressure (SBHP) dan Flowing Bottom Hole Pressure (FBHP).
- Metode kalkulasi dan konversi tekanan dari data permukaan (Tubing Head Pressure) menjadi tekanan dasar lubang untuk sumur minyak dan sumur gas (Metode Cullender-Smith, dll).
- Pengenalan Instrumen Uji Sumur: Mengenal jenis alat perekam tekanan (Bottom Hole Pressure Gauges), tingkat akurasi, dan prosedur akuisisi data lapangan yang valid.
Analisis Transien Tekanan (PTA) – Metode Konvensional
- Prinsip Dasar Well Testing: Tujuan, jenis-jenis pengujian (Drawdown, Buildup, Injection, Falloff), dan konsep Superposition in Time.
- Analisis Pressure Drawdown (PDD):
- Metode grafik semi-log (* Horner Plot* untuk drawdown).
- Penentuan permeabilitas reservoir dan identifikasi Wellbore Storage effect.
- Analisis Pressure Buildup (PBU):
- Teori dan aplikasi Horner Plot untuk uji transient penutupan sumur.
- Perhitungan nilai Skin Factor ($s$) untuk mengukur tingkat kerusakan atau stimulasi formasi.
- Penentuan tekanan reservoir rata-rata ($\bar{P}$) menggunakan metode MBH (Matthews-Brons-Hazebroek).
Analisis Modern (Derivative Plot) & Batas Reservoir
- Analisis Menggunakan Grafik Diagnostik Modern:
- Pengenalan Log-Log Plot dan konsep Pressure Derivative (Metode Bourdet).
- Identifikasi regime aliran: Wellbore Storage, Radial Flow, Linear Flow, dan Spherical Flow.
- Identifikasi Model Reservoir & Batas (Reservoir Boundaries):
- Mengenali efek patahan (faults), batas konstan (constant pressure boundary), atau reservoir terbatas (closed/depletion reservoir) pada grafik derivatif.
- Analisis Sumur Khusus (Pengantar): Karakteristik tekanan pada sumur dengan rekahan alami (naturally fractured reservoir) dan sumur horizontal.
- Studi Kasus & Diskusi: Latihan interpretasi data lembar kerja (data sheet) uji sumur lapangan nyata, analisis kesalahan data (data quality check), dan penyusunan rekomendasi operasional sumur berdasarkan hasil analisis BHP.